Perbedaan Cpanel dan Directadmin

Cpanel dan Directadmin merupakan panel control yang sering digunakan oleh pengguna hosting yang memberikan opsi administrartif untuk mengelola semua bagian akun hosting. Untuk Anda yang masih bingung memilih panel control, Seo webhosting akan menyuguhkan perbedaan Cpanel dan Directadmin dibawah ini :

Cpanel

Cpanel merupakan salah satu panel control hosting dengan pengguna terbanyak di dunia. Cpanel dirilis pada tanggal 21 Maret 1996 di Amerika Serikat oleh perusahaan swasta yang bernama cPanel LLC. Control panel ini menjadi panel pertama, sehingga dari segi fitur cpanel ini lebih lengkap dibanding dengan jenis panel lainnya.

Cpanel dapat menyederhanakan banyak kewajiban administasi situs web biasa seperti basis data,lapaoran situs web dan manajemen akun email dengan interface titik dan klik yang instuitif. Para pengguna juga dapat melihat statistik situs web serta dapat mengontrol DNSnya melalui manajemen server Cpanel.

Cpanel dapat digunakan dengan mudah dalam membuat data pengunjung situs internet Anda dan mudah mengenali konten mana yang sedang di cari di dalam suatu situs web Anda. Pemetaan pada alamat email eksternal dapat membuat kelancaran penggunaan fitur Cpanel. Fungsionalitas unik manajemen server Cpanel adalah untuk mendapatkan kontak yang disediakan oleh Cpanel melalui pengiriman email yang tidak selalu perlu dibalas dengan email verifikasi sebelum mereka menerima email atau akan menghemat dari spam.

DirectAdmin

DirectAdmin merupakan software control panel web hosting yang dirilis tanggal 1 Maret 2003 di Canada. Sampai sekarang DirectAdmin menjadi salah satu panel hosting yang tidak kalah populer, walaupun belum bisa mengalahkan keunggulan dari cpanel. Dari segi fitur, DirectAdmin tidak berbeda jauh dengan cpanel.

DirectAdmin juga memberikan opsi administatif dalam mengelola semua akun hosting Anda. DirectAdmin sama juga memiliki basis GUI (Graphical User Interface) yang mengelola panel untuk back end penyedia hosting situs web Anda.

Dalam manajemen control panel DirectAdmin, Anda bisa menambah dan menghapus catatan megubah pengaturan MX dan lainnya yang berjalan dengan manipulasi DNS penuh. Pengguna dapat membuat, menghapus dan mendapatkan informasi tentang sub domain. DirectAdmin menjadi salah satu alternatif yang ramah untuk konsumen dan cepat untuk FTP.

DirectAdmin juga memiliki fungsi yang terdiri dari masing masing untuk membangun dan memelihara sebuah situs web. Hal itu yang akan membuat Anda untuk memudahkan dalam mengubah dan menghapus MySQL dari menu tersebut. Dengan menggunakan perangkat ini, pengguna akan lebih mudah untuk mencadangkan dan memperbaiki apa saja yang mereka inginkan.

Berikut Merupakan Perbedaan Cpanel dan DirectAdmin

1. Tampilan

Keduanya menampilkan GUI (Graphical User Interface) yang bersih, terorganisir, dan modern. Dibawah ini adalah tampilan dari Cpanel.

Dibawah ini adalah layout ‘Icon Grid’ dari DirectAdmin Evolution Skin yang baru.

Cpanel dan Directadmin merupakan panel control yang digunakan hosting dan memberikan opsi administrartif untuk mengelola semua bagian akun hosting.

Kedua panel control ini, sama-sama memfasilitasi server dan manajemen domain secara friendly serta easy-to-use interface.

2. Perbedaan cPanel dan DirectAdmin dalam Tingkat Akses

Cpanel dan DirectAdmin yang terstruktur juga memiliki tingkat akses yang berbeda.

Cpanel
  • memiliki jenis port 2082 (non-SSL) dan port 2086 (SSL)
  • memiliki port yang dapat diakses dengan menggabungkan http atau https dengan cpanel
  • melayani pengguna cpanel yang dibuat oleh root atau reseller
  • dapat digunakan terutama untuk domain / subdomain / domain addon dan manajemen email (meskipun Anda dapat mengedit PHP, SSL, dan layanan seperti yang berkaitan dengan domain Anda).

Control panel jenis ini, tidak memiliki opsi untuk mengelola semuanya dalam satu interface, meskipun mereka mengizinkan login root ke cpanel melalui interface “List Accounts” (selama ini diizinkan dalam Tweak Settings yang mengontrol root).

DirectAdmin
  • Semua interface (baik SSL maupun non-SSL) secara default dilayani melalui port 2222 (tidak memiliki jalur mnemonik proxy ke: 2222 seperti /whm ke: 2087)
  • 3 tingkat akses: admin, reseller, user (ada juga plugin tingkat akses opsional hanya email ke-4)
  • Sebuah opsi ada untuk menggabungkan semua tingkat akses jika Anda ingin memiliki akses ke semua fitur dalam satu interface tunggal
  • Anda dapat beralih di antara semua level pengguna dalam interface yang sama jika masuk sebagai admin dan dapat masuk sebagai pengguna manapun melalui “Show All Users”.
  • Kemampuan untuk membuat beberapa pengguna ‘admin’ tingkat atas jika diinginkan

Interface manajemen DirectAdmin mungkin tampak lebih mudah digunakan untuk seseorang yang lebih memilih untuk mengelola semua akun dan /atau domain itu sendiri meskipun masih cukup sederhana untuk mengelola beberapa tingkat akses juga.

3. File Manager

Kedua panel menyertakan File Manager yang modern dan mudah digunakan.Pada pandangan pertama, File Manager DirectAdmin tampaknya tidak memiliki banyak pilihan seperti cpanel tetapi banyak dari fitur-fitur itu dapat diakses melalui tooltips yang muncul ketika Anda akan memilih file atau direktori yang perlu Anda ubah.

Perbedaan cpanel dalam File Manager sangat kaya fitur, tertata rapi, dan secara keseluruhan menarik bagi mata. Ini terbuka di jendela baru sehingga Anda dapat dengan mudah bertukar bolak-balik antara cpanel dan File Manager jika diperlukan.

4. Penggunaan Sumber Daya

Ketentuan template cpanel untuk menggunakan lebih banyak ruang disk dan memori daripada template DirectAdmin. Namun, hal ini bisa jadi karena cpanel secara tradisional memiliki dukungan untuk lebih banyak fitur.

Dengan kemajuan terbaru, DirectAdmin telah membuat desain panel dan menambahkan dukungan untuk lebih banyak fitur, template, dan penggunaan sumber daya telah tumbuh tetapi masih jauh di bawah cpanel. DirectAdmin biasanya berjalan dengan jejak memori yang jauh lebih rendah daripada cpanel.

5. Implementasi Webserver dan PHP

Karena handler PHP yang dapat digunakan bergantung pada web server apa yang telah dipilih, seseorang tidak dapat benar-benar mengelola konfigurasi PHP tanpa juga mempertimbangkan konfigurasi server web. Ini sangat saling bergantung satu sama lain.

Dengan demikian masuk akal bagi panel besar untuk menggabungkan manajemen keduanya menjadi satu tugas. Hal ini cerdas karena memungkinkan panel untuk mencegah pengaturan yang tidak kompatibel bahkan dicoba, apalagi dibangun dan digunakan.

Untuk DirectAdmin, manajemen PHP dan webserver ditangani oleh CustomBuild. Untuk cpanel, itu adalah EasyApache.

6. Dukungan Web Server

Perbedaan Cpanel dan Directadmin berdasarkan dukungan Web Server :

cPanel DirectAdmin
ApacheApache
NginxNginx
Nginx Reverse Proxy + Apache
 Litespeed (requires paid license)Litespeed (requires paid license)
OpenLitespeed

Cpanel memiliki dukungan web server yang lebih sedikit yaitu Apache, Nginx dan Litespeed. Untuk DirectAdmin memiliki dukungan yang lebih banyak yaitu Apache, Nginx, Nginx Reverse Proxy, Litespeed dan OpenLitespeed.

7. SQL

Berikut ini menunjukkan opsi SQL apa yang didukung untuk setiap panel:

 cPanelDirectAdmin
MySQLyesyes
Postgresyesno
MariaDByesyes
PHPMyAdminyesyes

Jika Anda memerlukan Postgres dan lebih suka instalasi yang didukung panel, Anda mungkin ingin menggunakan cpanel. Namun, jika Anda tidak keberatan menginstal dan mengkonfigurasi layanan seperti Postgres sendiri maka Anda dapat menggunakan DirectAdmin dan menikmati lebih banyak fitur dan keamanan melalui versi terbaru yang tersedia.

Kedua panel menyimpan file konfigurasi server SQL di /etc/my.cnf. Keduanya juga menggunakan /var/lib/mysql/ sebagai direktori data, yang berisi error logs, pid file, dan file database.

8. Harga

Harga menjadi penentu utama untuk memilih panel hosting yang akan Anda gunakan. Untuk harga cpanel memiliki harga yang lebih mahal jika dibandingkan dengan DirectAdmin. Cpanel cocok untuk pengunaan bisnis kecil, freelancer dan pemakaian pribadi. Sedangkan DirectAdmin cocok untuk penggunaan bisnis skala kecil dan pemakaian pribadi. Dari segi harga lebih murah menggunakan DirectAdmin.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *